ASSESMEN DAN UJI KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN

IMG_20220701_152316 (FILEminimizer)
IMG_20220701_131052 (FILEminimizer)
IMG_20220701_140545 (FILEminimizer)
WhatsApp Image 2022-07-04 at 11.48.57
IMG_20220701_132119 (FILEminimizer)
IMG_20220701_142811 (FILEminimizer)
IMG_20220701_153235 (FILEminimizer)
IMG_20220701_150234 (FILEminimizer)
IMG_20220701_140701 (FILEminimizer)
IMG_20220701_140619 (FILEminimizer)
IMG_20220701_152809 (FILEminimizer)
IMG_20220701_153146 (FILEminimizer)
unisbank3
unisbank2
unisbank1
DSC_5484
SEMINAR KEWIRAUSHAAN
previous arrow
next arrow
Shadow

Untuk meningkatkan Kompetensi dibidang Kewirausahaan, Unisbank melaksanakan Assesmen dan Uji Kompetensi bagi Dosen Pendamping Kewirausahaan

Universitas Stikubank (Unisbank) menyelenggarakan Asesmen dan Uji Kompetensi Sertifikasi Kompetensi Kewirausahaan Industri bagi dosen pendamping kewirausahaan, bertempat di Gedung Vokasi Kampus Kendeng Unisbank.

Kegiatan tersebut digelar selama dua hari dari tanggal 10-11 September 2022 dengan di ikuti sebanyak 31 dosen. Asesmen dan Uji Kompetensi sukses digelar berkat kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Talenta Wirausaha Nusantara Yogyakarta.

Menurut Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kewirausahaan, Dr. Elen Puspitasari, S.E, M.Si uji kompetensi sertifikasi tersebut menjadi program khusus yang bertujuan agar para dosen pengampu memiliki kompetensi dalam mengajar mata kuliah kewirausahaan.

“Jadi dosen memiliki peran strategis dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman serta pengambangan kewirausahaan kepada mahasiswa, sehingga dapat terjadinya akselerasi pertumbuhan wirausaha baru untuk lulusan Unisbank, tentunya bisa sesuai bidangnya masing-masing,”

Dosen pengampu kewirausahaan di Stikubank, kata Elen, selain disibukkan dengan mengajar mahasiswa, beberapa diantaranya juga memiliki usaha. Namun usaha yang digelutinya adalah usaha yang ditelurkan dari hasil riset.

“Sebagai dosen tentu kita fokus mengajar karena sesuai amanat tri darma perguruan tinggi. Tapi memang ada juga yang memiliki usaha yang penerapannya dari hasil mereka riset. Sehingga dengan pengalaman dan usaha sendiri itulah sebabnya diwajibkan untuk memiliki sertifikat kompetensi ini,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan, Eko Nur Wahyudi, S.Kom, M.Cs menyampaikan, selain pelaksanaan uji kompetensi, Unisbank juga melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan LSP Talenta.

“Mou dengan LSP Talenta mudah-mudahan berlanjut tidak hanya kali ini berkait dengan sertifikasi. Tapi ada hal lain yang bisa ditindaklanjuti dalam kerjasama ini,” terangnya.

“Memang ada tawaran dengan skema yang berbeda yang lain. Mungkin Unisbank akan meng upgrade skup nya. Kalo misalkan ada anggaran, tahun depan ada skup atau skema yang tepat untuk kita yang juga akan diteruskan kepada mahasiswa agar tepat dalam pengajarannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur LSP Talenta Warsis menegaskan, para dosen yang mengikuti uji kompetensi sertifikasi tersebut terlihat antusias ketika uji sertifikasi kompetensi berlangsung.

“Uji kompetensi ini untuk memastikan para dosen memiliki kompetensi di kewirausahaan industri. Skema ini adalah standar industri. Jadi harapannya dosen menyampaikan ke mahasiswa sesuai kebutuhan industri,”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Nama *
Surel *
Situs web